Tampilkan postingan dengan label kimia kelas 11. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kimia kelas 11. Tampilkan semua postingan
4. Hitunglah massa perak yang dapat dibebaskan oleh arus 10 ampere yang dialirkan selama 5 menit ke dalam larutan AgNO3 (Ar Ag =108)
Pertanyaan !
4. Hitunglah massa perak yang dapat dibebaskan oleh arus 10 ampere yang dialirkan selama 5 menit ke dalam larutan AgNO3 (Ar Ag =108)!
PEMBAHASAN
Diketahui:
i = 10 ampere
t = 5 menit —> 300s
AgNO3 (Ar Ag =108)
Ditanya: hitunglah massa perak yang dapat dibebaskan ?
Jawab:
Penyelesaian menggunakan hukum faraday 1, dengan rumus sebagai berikut:
w = e . i . t/96500
5. Fluorin dapat diperoleh dari elektrolisis leburan KHF2, sesuai dengan reaksi, HF2^- —> HF+ 1/2 F2 + e. Waktu yang diperlukan untuk memperoleh 26,88 liter F2 (pada 0°C, 1 atm) dengan arus 10 ampere adalah 19) (Ar F = 19)
Pertanyaan !
5. Fluorin dapat diperoleh dari elektrolisis leburan KHF2, sesuai dengan reaksi, HF2^- —> HF+ 1/2 F2 + e. Waktu yang diperlukan untuk memperoleh 26,88 liter F2 (pada 0°C, 1 atm) dengan arus 10 ampere adalah 19) (Ar F = 19)
PEMBAHASAN
Ditanya: waktu yang diperlukan untuk memperoleh 26,88 L F2 ?
mol F2 = 26,88 L: 22,4 L/mol
mol F2 = 1,2 mol
Jumlah mol elektron = 2 × mol F2
Jumlah mol elektron = 2 × 1,2 mol
Jumlah mol elektron = 2,4 mol
Jumlah mol elektron = (i x t): 96500
2,4 mol = (10 ampere x t): 96500
t = (2,4 × 96.500): 10
t = 23.160 detik
t = 386 menit
Jadi, waktu yang diperlukan untuk memperoleh 26,88 liter F2 adalah 386 menit
10. Pada pemanasan sempurna karbonat dengan reaksi: CaCO3(s) CaO(s) + CO2(g) 75 gram kalsium, Pada keadaan standar volume gas CO2 yang terbentuk 11,2 liter. Kemurnian kalsium karbonat adalah...? (Ar Ca=40, C=12, 0=16)
Pertanyaan!
10. Pada pemanasan sempurna karbonat dengan reaksi: CaCO3(s) CaO(s) + CO2(g) 75 gram kalsium, Pada keadaan standar volume gas CO2 yang terbentuk 11,2 liter. Kemurnian kalsium karbonat adalah...? (Ar Ca=40, C=12, 0=16)
A. 33,3%
B. 40,0%.
C. 50,0%
D. 66,7 %
E. 80,0 %
PEMBAHASAN
Diketahui:
[HCI] = 0,002 M (asam kuat monoprotik)
[H+] CH3COOH = 0,1 M
[H+] CH3COOH 0,1 M = [H+] pada HCI = 0,002 M
(Ar Ca=40, C=12, 0=16)
Ditanya: Kemurnian kalsium karbonat ?
Dijawab:
mol CO2 = 11,2 liter / 22,4 liter/mol
mol CO2 = 0,5 mol
mol CaCO3 = mol CO2 = 0,5 mol
massa CaCO3 = 0,5 mol x 100 gr/mol
m CaCO3 = 50 gram
% CaCO3 = 50/75 x 100%
% CaCO3 = 66,7%
Jadi, kemurnian kalsium karbonat adalah 66,7%
8. kedalam larutan Ba(OH)2 dimasukkan 10 mL H2so4 terjadi reaksiBa(OH)2 + H2SO4 —> BaSO4 + 2H2OTerbentuk endapan 0,2333 gram,konsentrasi H2SO4 yang direaksikan adalah ...?(Ar Ba=137, S=32, O=16)
8. kedalam larutan Ba(OH)2 dimasukkan 10 mL H2so4 terjadi reaksi
Ba(OH)2 + H2SO4 —> BaSO4 + 2H2O
Terbentuk endapan 0,2333 gram,konsentrasi H2SO4 yang direaksikan adalah ...?
(Ar Ba=137, S=32, O=16)
A. 0,0001 M
B. 0,001M
C. 0,01 M
D.0,1 M
E.1 M
PEMBAHASAN
Ditanya: konsentrasi H2SO4 yang direaksikan ?
Dijawab:
mol BaSO4 = 0,2333 gr / 233 gr/mol
mol BaSO4 = 0,001 mol
mol H2SO4 = mol BaSO4 = 0,001 mol = 1 mmol
M H2SO4 = 1 mmol / 10 ml
M H2SO4 = 0,1 M
Senyawa diklorodifluorometana, CC12F2 banyak dipakai sebagai aerosol propelan atau pendingan pada pengatur temperatur ruangan (AC), dan bersifat inert (sukar bereaksi). Di antara pernyataan berikut yang benar mengenai senyawa inert tersebut adalah?
Senyawa diklorodifluorometana, CC12F2 banyak dipakai sebagai aerosol propelan atau pendingan pada pengatur temperatur ruangan (AC), dan bersifat inert (sukar bereaksi). Di antara pernyataan berikut yang benar mengenai senyawa inert tersebut adalah?
A. Energi ikatan karbon - fluor besar
B. Karbon memiliki keelektronegatifan tinggi
C. Senyawa fluor tidak mudah terbakar
D. Gaya van der Waals antar fluor lemah
E. Ikatan karbon - fluor polaritasnya rendah
Jawaban A.
PEMBAHASAN
inert bisa diartikan sukar bereaksi. Sukar bereaksi memiliki makna bahwa energi ikatan antar atom dalam molekul tersebut sangat besar, sehingga sulit diputuskan sebagai syarat terjadinya reaksi, ada pemutusan ikatan dan pembentukan ikatan baru.
Entalpi pembentukan standar (ΔHr°) timbel(II) karbonat adalah -699 kJ/mol. Pernyataan persamaan termokimia yang paling tepat untuk proses tersebut adalah?A. Pb(s) + C(s) + O2(g) → PbCO3(s); AHP = +699 kJ/mol B. Pb(s) + C(s) + 3/2 O2(g) PbCO3(s): AH-699 kJ/mol
Entalpi pembentukan standar (ΔHr°) timbel(II) karbonat adalah -699 kJ/mol. Pernyataan persamaan termokimia yang paling tepat untuk proses tersebut adalah?
A. Pb(s) + C(s) + O2(g) → PbCO3(s); AHP = +699 kJ/mol B. Pb(s) + C(s) + 3/2 O2(g) PbCO3(s): AH-699 kJ/mol
C. 2Pb(s) + 2C(s) + 302(g) → 2PbCO3(s); AHP-1398 kJ/mol
D. PbCO3(s) → Pb(s) + C(s) + 3/2 O2(g); AH-699 kJ/mol
E. 2PbCO3(s) 2Pb(s) + 2C(s) + 302(g); AH+1398 kJ/mol
Jawaban B
PEMBAHASAN
Entalpi pembentukan standar merupakan entalpi pembentukan 1 mol senyawa dari unsur-unsur penyusunnya. Untuk penulisan persamaan kimianya harus setara, contoh unsur penyusun PbCO3 adalah Pb, C dan Oz. Jumlah setiap unsur di ruas kiri harus setara dengan jumlah unsur di ruas kanan.
10. Dari persamaan reaksi berikut ini: SnO2(s) + 2H2(g) → Sn(s) + 2H2O(1)Volume gas hidrogen (diukur pada 1 atm dan 273 K) yang dibutuhkan untuk bereaksi sempurna dengan 2,00 g SnO2 adalah?
Pertanyaan!
10. Dari persamaan reaksi berikut ini:
SnO2(s) + 2H2(g) → Sn(s) + 2H2O(1)
Volume gas hidrogen (diukur pada 1 atm dan 273 K) yang dibutuhkan untuk bereaksi sempurna dengan 2,00 g SnO2 adalah?
A. 13,3 mL
B. 26,5 mL
C. 145 mL
D. 298 mL
E. 595 mL
PEMBAHASAN
Konversi untuk 2 gram SnO2 ke satuan mol
n SnO2 = massa SnO2/massa molar SnO2
n SnO2 = 2 g/150,70 g/mol
n SnO2 = 0,0133 mol
Ditanya: volume gas hidrogen yang dibutuhkan untuk bereaksi sempurna dengan 2,00 g SnO2 ?
Dijawab:
Berdasarkan persamaan reaksi setara:
n H₂ = 2 x n SnO2
n H₂ = 2 × 0,0133
n H₂ = 0,0266 mol
Pada keadaan STP setiap mol gas mempunyai volume sebesar 22,4 L
H₂ = 0,0266 mol x 22,4 L/mol
H₂ = 0,59584 L
H₂ = 595,84 mL
Jadi, volume gas hidrogen yang dibutuhkan untuk bereaksi sempurna dengan 2,00 g SnO2 adalah 595,84 mL
7. Jika NaBr larut dalam air, maka jenis gaya antarmolekul yang harus diputuskan adalah ?
7. Jika NaBr larut dalam air, maka jenis gaya antarmolekul yang harus diputuskan adalah?
A. Gaya ion-ion
B. Ikatan hidrogen
C. Gaya ion-dipol
D. Gaya ion-ion dan ikatan hidrogen
E. Dipol-dipol
Jawaban: (D)
PEMBAHASAN
Jika senyawa NaBr larut dalam air, maka jenis ikatan antar molekul yang harus diputuskan adalah gaya ion-ion dari NaBr dan ikatan hidrogen. Na merupakan unsur logam dengan elektron valensi 1, sedangkan Br termasuk ke dalam unsur non logam dengan elektron valensi 7. Sehingga senyawa NaBr terbentuk dari serah terima 1 elektron dari Na yang membentuk Na+ ke atom Br yang membentuk Br-.
Pembentukan senyawa melibatkan 2 jenis ikatan utama yaitu:
1. Ikatan ion
Ikatan ion adalah ikatan yang terbentuk antara atom-atom dengan cara serah terima (melepas dan menerima) elektron. Biasanya, atom dari unsur logam akan cenderung melepas elektron valensi membentuk ion positif (kation) dan atom dari unsur non logam cenderug menerima elektron membentuk ion negatif (anion). Misalnya terjadi pada Natrium klorida (NaCl), senyawa yang terbentuk dengan ikatan ion dimana Na+ sebagai kation dan Cl- sebagai anion.
2. Ikatan kovalen
Ikatan kovalen yakni ikatan antar atom yang terbentuk dengan cara pemakaian bersama elektron valensi oleh atom-atom penyusunnya. Air (H2O) merupakan senyawa yang terbentuk dengan ikatan kovalen dimana masing-masing atom H dan O melibatkan 1 elektron dalam pembentukan senyawa tersebut. Berdasarkan letak pasangan elektron ikatannya (PEI), ikatan kovalen terbagi menjadi 2 jenis.
a. Ikatan kovalen non-polar merupakan ikatan kimia antar atom dengan perbedaan kelektronegatifan kurang dari 0.5 sehingga PEI terletak di tengah.b. ikatan kovalen polar terbentuk dari atom-atom dengan perbedaan kelektronegatifan besar, sehingga PEI tertarik ke atom dengan harga kelektronegatifan besar.
Tentukan volume larutan HCl 0,5 mol pada tekanan standar !
Tentukan volume larutan HCl 0,5 mol pada tekanan standar !
PEMBAHASAN
Diketahui:
n HCl = 0,5 mol
Ditanya: Volume larutan (v) ?
Dijawab:
V = (n x 22,4)
V = 0,5 x 22,4
V = 11,2 liter
Jadi, volume larutan 0,5 mol pada tekanan standar adalah 11,2 liter
Sebanyak 0,28 gram kristal KOH ditambahkan ke dalam 50 ml larutan CH3COOH 0,1 M (Ka = 10-5). pH larutan yang terjadi jika diketahui Ar K = 39, O = 16, dan H =1 adalah…
Sebanyak 0,28 gram kristal KOH ditambahkan ke dalam 50 ml larutan CH3COOH 0,1 M (Ka = 10-5). pH larutan yang terjadi jika diketahui Ar K = 39, O = 16, dan H =1 adalah…
A. 3
B. 6
C. 7
D. 9
E. 12
PEMBAHASAN
Diketahui:
mol KOH = 0,28/56 = 0,005 mol = 5 mmol
mol CH3COOH = 0,1 M . 50 mL = 5 mmol
Ditanya: pH larutan ?
Dijawab:
[OH-] = √kw/ka . [CH3COOK]
[OH-] = √10-14/10-5[5/50 mL]
[OH-] = 10-5
pOH = -log[OH-] = 5
pH = 14-pOH
PH = 14-5
PH = 9
Jadi, pH larutan yang terjadi jika diketahui Ar K = 39, O = 16, dan H =1 adalah…PH = 9
Derajat keasaman dari larutan 100 ml H2SO4 0,02 M adalah . . . .
Derajat keasaman dari larutan 100 ml H2SO4 0,02 M adalah . . .
a. 2 – log 4
b. 2 + log 4
c. 2 + log 2
d. 12 + log 4
e. 12
PEMBAHASAN
Diketahui:
a = 2
Ma = 0,02
Ditanya: derajat keasaman (ph) ?
maka,
[H⁺] = a Ma
[H⁺] = 2 x 0,02
[H⁺] = 0,04
[H⁺] = 4. 10⁻² M
pH = - log [H⁺]
pH = - log 4. 10⁻²
pH = 2 - log 4
Jadi, derajat keasaman dari 100 ml H2SO4 adalah (A) 2 - log 4
Keterangana = banyak H+ yang diikatMa = Molaritas asam
Langganan:
Postingan
(
Atom
)